Da'wah? Why not?

Bismillah..

A: Eh tau nggak? Da'wah bisa jadi ladang pahala loh. Mulai yuk dari sekarang!
B: Da'wah ke jama'ah/publik gitu ya? Hmm ane masih takut nih, ilmunya masih sedikit. Masih belajar ilmu syar'i yang umum-umum aja..

Berda'wah nggak harus langsung ke masyarakat luas. Mulailah dari yang terdekat dulu, yaitu keluarga.

A: Gimana sih cara menda'wahi keluarga? Alhamdulillah nih sekarang aku udah dapet beberapa ilmu syar'i yang bermanfaat, tapi kayaknya terlalu egois deh kalo cuma aku doang yang nerapin di keluargaku..
B: Hmm.. Jadi... Kamu bingung mau ngeda'wahin keluargamu dengan cara apa?

Weeey, jangan langsung diceramahin gitu lah, apalagi kamu nggak tau emosi masing-masing dari mereka, dan sumber-sumber ilmu yang kamu dapet dari mana. Bisa-bisa mereka malah mikir yang nggak-nggak tentang kamu, malah mengabaikan kamu, malah sebel sama kamu, dan malah-malah yang lainnya... Mereka juga perlu dalil yang jelas kalii hehehe.
Gini, coba deh perbaiki akhlak, tingkatin terus ibadah yang sesuai syari'at, bikin mereka bahagia terus. Ikutin sunnah Rasulullah juga, yaa berdo'a aja semoga nanti mereka kepo sama perubahan kamu. Nah pas mereka udah mulai kepo nih sama hal-hal baru yang kamu lakuin, kasih tau dalil dan hukumnya dengan baik-baik. Inget ya guys, pakai akhlak baikmu untuk menyampaikannya. Jangan sampai menyakiti atau menyinggung mereka. Kalau mereka berbuat hal yang tidak diajarkan Rasulullah atau tidak sesuai dengan perintah-Nya, coba tegur dengan perkataan yang halus, contohkan dengan tindakan. Masalah mereka menerima atau tidak, yang penting kamu udah menyampaikannya dengan benar.  Sisanya biar Allah yang ngatur. Ya nggak?

Another question, kalau mereka nggak kepo-kepo gimana? Berarti selama ini sia-sia dong? Ya nggak lah yaa! Itu nggak bakal sia-sia buat dirimu sendiri! Yaaa yang kayak tadi aja, misalnya mereka lagi ngapain nih, terus kamu tau hukum dari hal itu. Kasih tau aja hukumnya dengan bahasamu (bahasa yang sopan ya hehehe).

Bahasa. Ini nih yang biasanya jadi kendala. Iya nggak? Kadang buat ngerangkai kata-kata yang pas buat nyampein ke keluarga kita emang nggak gampang. Satu-satunya cara yaaa kamu harus ngenalin sifat anggota keluargamu masing-masing. Kan ada tuh yang sifatnya keras kepala, sensitif, independen, dll. Nah di sini nih bagian sulitnya, menurut aku. Kalau sifatnya pada beda-beda gitu gimana tuh jadinya? Hmm sebenernya aku juga nggak tau sih gimana solusinya hehehe. Tergantung pada diri masing-masing menyikapinya gimana. Tapi aku memilih untuk jadi diri sendiri sih. Karena dengan begitu, kita jadi bisa nyaman ngomong sama siapa aja. Dan (mungkin) mereka bisa nyaman juga sama kamu. Sooo, be yourself guys!

Oh ya jangan lupa nih, ini penting juga, kalau udah usaha gini, berdo'a sama Allah, tawakal juga! Berdo'a supaya usaha kamu ini diridhoi, dilancarkan buat kedepannya, dan diberikan yang terbaik buat kamu dan keluargamu. Okay okay okaaay? Insyaa Allah sekecil apapun perbuatan baik yang kamu lakukan, akan dibalas oleh Allah.

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari).

Oke, yaudah aku cuma pengen sharing itu aja. Hehehe. Maaf, aku masih bodoh dalam segala hal.  Aku masih dalam proses belajar. Maafkan segala kekhilafan yang aku tulis di sini. Maaf maaf maaf.

Hamasah!! Semoga bermanfaat ya! Ayo, mulai menda'wahi keluargamu dari sekarang! Kamu pasti mau kan berkumpul lagi sama ayah, ibu, kakak, dan adikmu di Jannah-Nya? Yes, absolutely! Semoga berhasil!  ^^

Comments